Pendidikan

Wayan Baru Tegaskan MBG Tidak Kurangi Anggaran Pendidikan

 Sabtu, 28 Februari 2026 | Dibaca: 1607 Pengunjung

www.mediabali.id, Klungkung. 

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kabupaten Klungkung, I Wayan Baru, menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak mengurangi anggaran pendidikan. Penegasan tersebut merujuk pada pernyataan resmi Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, yang memastikan anggaran pendidikan tetap sesuai amanat konstitusi.

Wayan Baru menyampaikan bahwa pemerintah tetap berkomitmen menjaga alokasi anggaran pendidikan sebesar 20 persen dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Menurutnya, program MBG justru merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak dini, tanpa mengorbankan sektor pendidikan.

“Kami menegaskan bahwa tidak ada pengurangan anggaran pendidikan akibat program Makan Bergizi Gratis. Hal ini telah ditegaskan langsung oleh Sekretaris Kabinet, Bapak Teddy Indra Wijaya. Pemerintah tetap konsisten menjalankan amanat konstitusi untuk mengalokasikan minimal 20 persen APBN bagi sektor pendidikan,” ujar Wayan Baru.

Ia menjelaskan bahwa berbagai program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya, termasuk Program Indonesia Pintar (PIP), Kartu Indonesia Pintar (KIP), serta berbagai program peningkatan kualitas sarana dan prasarana pendidikan. Pemerintah bahkan terus melakukan renovasi sekolah serta mendorong digitalisasi pembelajaran guna meningkatkan mutu pendidikan nasional.

Lebih lanjut, Wayan Baru menilai bahwa program MBG memiliki tujuan strategis dalam mendukung proses pendidikan, khususnya dengan memastikan peserta didik mendapatkan asupan gizi yang cukup sehingga dapat mengikuti kegiatan belajar secara optimal.

“Program ini bukan hanya program sosial, tetapi juga investasi jangka panjang bagi masa depan bangsa. Anak-anak yang sehat dan bergizi baik akan memiliki kemampuan belajar yang lebih optimal,” tambahnya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang tidak benar terkait isu pengurangan anggaran pendidikan. Menurutnya, pemerintah tetap menjadikan sektor pendidikan sebagai prioritas utama dalam pembangunan nasional.

Dengan adanya klarifikasi dari pemerintah pusat, Wayan Baru berharap masyarakat dapat memahami bahwa program MBG dan program pendidikan berjalan secara beriringan dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.007


TAGS :