Politik
Wayan Baru Dukung Koperasi Merah Putih Jadi Penyalur Barang Subsidi dan Jembatan Petani ke Dapur MBG
Minggu, 09 Agustus 2026 | Dibaca: 1538 Pengunjung
Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Klungkung sekaligus Wakil Ketua DPRD Klungkung, I Wayan Baru, S.Sos., menjelaskan keberadaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih memiliki peran strategis dalam memperkuat ekonomi masyarakat desa. Menurutnya, koperasi tersebut bukan dibentuk untuk menjadi pesaing warung maupun pedagang lokal, melainkan menjadi instrumen untuk memperpendek rantai distribusi sekaligus membuka akses pasar bagi produksi masyarakat.
Wayan Baru mengatakan, setidaknya terdapat dua peran yang dapat diperkuat melalui Koperasi Merah Putih. Pertama, menjadi bagian dari jaringan penyaluran barang bersubsidi dan kebutuhan pokok tertentu sesuai ketentuan pemerintah. Kedua, menjadi agregator hasil pertanian, peternakan dan pangan lokal untuk memasok kebutuhan dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
"Jangan melihat Koperasi Merah Putih sebagai toko baru yang nantinya bersaing dengan warung masyarakat. Fungsinya jauh lebih besar. Salah satunya bisa menjadi jalur distribusi barang bersubsidi agar sampai kepada masyarakat yang berhak dengan harga sesuai ketentuan pemerintah," ujar Wayan Baru.
Ia mencontohkan LPG 3 kilogram. Selama ini persoalan yang kerap dirasakan masyarakat adalah harga di tingkat konsumen yang dapat lebih tinggi ketika rantai distribusinya semakin panjang. Karena itu, apabila Koperasi Merah Putih masuk dalam jaringan distribusi resmi sesuai regulasi, keberadaannya diharapkan dapat membantu memperpendek rantai distribusi.
Hal serupa menurutnya dapat dikembangkan untuk komoditas yang mendapatkan intervensi atau pengaturan pemerintah, seperti beras program pemerintah maupun Minyakita. Dengan sistem distribusi yang resmi dan transparan, koperasi dapat membantu memastikan manfaat kebijakan pemerintah benar-benar dirasakan masyarakat.
"Prinsipnya sederhana. Kalau pemerintah memberikan subsidi atau menetapkan harga tertentu untuk membantu rakyat, maka barang tersebut harus sampai kepada masyarakat sesuai peruntukannya. Koperasi bisa mengambil peran di sana," katanya.
Selain menjadi saluran barang dari pemerintah kepada masyarakat, Wayan Baru melihat Koperasi Merah Putih memiliki fungsi yang tidak kalah penting dari arah sebaliknya, yakni membawa hasil produksi masyarakat desa masuk ke pasar yang lebih luas.
Salah satu pasar yang dinilai sangat potensial adalah dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menjalankan Program Makan Bergizi Gratis.
Setiap dapur MBG membutuhkan bahan pangan dalam jumlah besar dan secara berkelanjutan. Mulai dari beras, sayur-mayur, buah-buahan, telur, ikan, daging hingga berbagai bumbu dan kebutuhan pangan lainnya.
Menurut Wayan Baru, kebutuhan tersebut merupakan peluang ekonomi yang sangat besar bagi petani, peternak, nelayan, UMKM dan produsen pangan lokal.
"Koperasi Merah Putih bisa mengumpulkan hasil petani. Misalnya dapur MBG membutuhkan cabai, tomat, sayur, buah, beras atau telur dalam jumlah tertentu setiap hari. Koperasi yang mengoordinasikan petani, menjaga ketersediaan dan kualitas, kemudian memasoknya ke dapur MBG," jelasnya.
Dengan mekanisme tersebut, petani tidak perlu bergerak sendiri-sendiri mencari pasar. Koperasi dapat bertindak sebagai agregator yang mencatat kebutuhan dapur MBG sekaligus memetakan kemampuan produksi masyarakat di masing-masing desa.
Menurut Wayan Baru, pola tersebut akan menciptakan rantai ekonomi yang saling menguntungkan. Dapur MBG memperoleh bahan pangan yang segar dan memiliki kepastian pasokan, sementara petani mendapatkan akses pasar yang lebih stabil.
"MBG jangan hanya dilihat sebagai program memberikan makanan kepada anak-anak. Ada perputaran ekonomi yang sangat besar di belakangnya. Kita ingin sebanyak mungkin perputaran ekonomi itu kembali kepada masyarakat lokal," tegasnya.
Ia mencontohkan, ketika kebutuhan sayuran dapur MBG dapat dipenuhi petani lokal, uang pembelian bahan pangan akan kembali kepada petani. Petani kemudian membelanjakan pendapatannya di desa sehingga menciptakan perputaran ekonomi yang lebih luas.007
TAGS :