Sosial

Wayan Baru Dorong Nusa Penida Jadi Pusat Pariwisata Internasional, Topang Visi Presiden Prabowo Jadikan Bali Pusat Finansial Internasional

 Minggu, 26 Juli 2026 | Dibaca: 1473 Pengunjung

www.mediabali.id, Klungkung. 

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Klungkung, I Wayan Baru, mendorong percepatan pembangunan Nusa Penida sebagai pusat pariwisata internasional untuk mendukung visi Presiden Prabowo Subianto menjadikan Bali sebagai Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII). Menurutnya, penguatan sektor keuangan harus berjalan beriringan dengan pengembangan sektor pariwisata agar Bali memiliki fondasi ekonomi yang semakin kuat dan berdaya saing global.

Wayan Baru mengatakan, disahkannya pembentukan Pusat Finansial Internasional merupakan langkah strategis Presiden Prabowo dalam membawa Indonesia menjadi pemain penting di bidang investasi dan jasa keuangan dunia. Kebijakan tersebut diyakini akan membuka peluang investasi, menciptakan lapangan kerja berkualitas, serta meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional.

"Visi besar Presiden Prabowo harus kita dukung bersama. Jika Bali diproyeksikan menjadi pusat finansial internasional, maka Nusa Penida harus dipersiapkan menjadi pusat pariwisata internasional. Keduanya harus tumbuh bersama sehingga saling memperkuat dan menjadikan Bali semakin diperhitungkan di dunia," ujar Wayan Baru, Minggu (26/07/2026).

Politisi Partai Gerindra itu menilai Nusa Penida memiliki seluruh potensi untuk menjadi destinasi wisata unggulan dunia. Keindahan alam, kekayaan bawah laut, budaya, dan wisata spiritual menjadi modal yang sangat besar untuk menarik wisatawan mancanegara maupun investor di sektor pariwisata.

Karena itu, ia mendorong pemerintah pusat dan Pemerintah Kabupaten Klungkung mempercepat pembangunan infrastruktur strategis di Nusa Penida, seperti peningkatan jalan, pelabuhan, transportasi, penyediaan air bersih, listrik, telekomunikasi, hingga pengelolaan sampah yang modern. Menurutnya, infrastruktur yang memadai akan meningkatkan kenyamanan wisatawan sekaligus memberikan kepastian bagi investor.

"Investor yang datang ke Bali tentu akan melihat kualitas destinasi wisata yang dimiliki. Nusa Penida harus menjadi etalase pariwisata Indonesia di mata dunia. Destinasi yang bersih, nyaman, aman, dan tetap menjaga kelestarian alam serta budaya Bali," katanya.

Wayan Baru menegaskan, pengembangan Nusa Penida harus tetap mengedepankan konsep pembangunan berkelanjutan sehingga kemajuan ekonomi berjalan seiring dengan pelestarian lingkungan dan adat istiadat masyarakat setempat.

Ia meyakini, apabila pusat finansial internasional dan pusat pariwisata internasional berkembang secara bersamaan, manfaatnya akan dirasakan langsung oleh masyarakat melalui meningkatnya investasi, tumbuhnya UMKM, bertambahnya lapangan kerja, serta meningkatnya kesejahteraan masyarakat.

"Kami optimistis di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo, Bali akan memasuki babak baru sebagai pusat pertumbuhan ekonomi Indonesia. Nusa Penida harus menjadi lokomotif pariwisata internasional yang menopang Bali sebagai pusat finansial internasional, sehingga Pulau Dewata semakin diperhitungkan di tingkat global," tutup Wayan Baru.007


TAGS :