Peristiwa

Tipis dan Bergelombang, Wayan Baru Pertanyakan Kualitas Proyek Jalan Rp 2 Miliar di Nusa Penida

 Minggu, 12 Oktober 2025 | Dibaca: 3106 Pengunjung

www.mediabali.id, Klungkung. 

Wakil Ketua DPRD Klungkung, I Wayan Baru, menyoroti kualitas proyek pemeliharaan jalan hotmix senilai Rp 2 miliar di Nusa Penida yang dikerjakan oleh CV. Surya Cipta Karya sebagai pemenang tender. Alih-alih mulus dan nyaman dilalui, hasil pengerjaan justru dikeluhkan warga karena tipis, bergelombang, dan dikerjakan secara asal-asalan.

“Pemeliharaan jalan sebesar Rp 2 miliar hasilnya seperti ini, tipis dan bergelombang. Seharusnya kualitas jalan hotmix itu bagus dan tidak seperti ini,” tegas Wayan Baru, yang juga merupakan politikus asli Nusa Penida Minggu (12/10/2025).

Ia menyebut, proyek pemeliharaan tersebut tidak dilakukan secara menyeluruh. Banyak titik jalan yang belum tersentuh perbaikan sehingga masih banyak lubang menganga di sejumlah ruas jalan. Kondisi ini bahkan membuat sebagian warga terpaksa turun tangan menambal jalan secara swadaya karena tidak kunjung diperbaiki oleh pihak terkait.

“Ini seharusnya menjadi evaluasi pemerintah. Jangan dibiarkan kontraktor bekerja asal-asalan. Kalau seperti ini terus, percuma saja ada anggaran besar.” ujarnya.

Wayan Baru juga menyoroti kondisi jalan menuju destinasi wisata Kelingking yang menjadi salah satu contoh nyata buruknya kualitas pengerjaan. Menurutnya, jalan tersebut tidak hanya bergelombang, tetapi juga tipis akibat pengerjaan yang tidak rapi. “Digaruk saja bisa, lucu. Banyak lukanya. Saya minta rekanan pelaksana segera memperbaiki kualitas pekerjaan ini,” tandasnya.

Politikus yang dikenal vokal membela kepentingan masyarakat Nusa Penida itu meminta pemerintah daerah tidak tinggal diam dan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kontraktor pelaksana. Ia menegaskan, proyek jalan dengan nilai miliaran rupiah harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan tidak dikerjakan asal jadi. “Kalau sudah namanya jalan hotmix, kualitasnya harus bagus. Jangan sampai anggaran besar tapi hasilnya tidak layak.” pungkasnya.007


TAGS :