Ajeg Bali
Tari Baris Pati Gede Asal Desa Pejukutan Jadi Pembuka Festival Nusa Penida 2025
Jumat, 07 November 2025 | Dibaca: 2627 Pengunjung
Festival Nusa Penida Tahun 2025 resmi dibuka dengan penampilan Tari Baris Pati Gede dari Desa Pejukutan, sebuah tarian sakral yang menggambarkan semangat kepahlawanan para prajurit Bali di masa lampau. Penampilan megah para penari dengan busana adat lengkap dan iringan gamelan baleganjur berhasil memukau para penonton yang memadati area pembukaan festival.
Menurut Perbekel Desa Pejukutan, I Made Arya, tarian Baris Pati Gede memiliki makna religius yang mendalam. “Tarian ini sering ditampilkan pada Upacara Pengabenan, karena memiliki makna penting dalam prosesi mengantarkan atman menuju Sunia Loka,” ujarnya. Makna spiritual tersebut menunjukkan bahwa tari ini bukan sekadar pertunjukan, tetapi juga bagian dari tradisi sakral yang mencerminkan filosofi kehidupan dan kematian dalam ajaran Hindu Bali.
Tari Baris Pati Gede dipilih sebagai pembuka Festival Nusa Penida 2025 karena mengandung nilai historis dan filosofi keberanian, pengabdian, serta kesucian jiwa, sejalan dengan semangat masyarakat Nusa Penida dalam melestarikan warisan budaya leluhur. Selain Tari Baris Pati Gede dilaksanakan juga Tari Rejang Pasepan yang ditarikan 50 penari perempuan.
Festival Nusa Penida 2025 diharapkan menjadi ajang promosi budaya, ekonomi kreatif, dan pariwisata unggulan yang memperkenalkan keindahan serta kekayaan tradisi lokal kepada wisatawan domestik maupun mancanegara.007
TAGS :