Pendidikan

Sekolah Negeri Sepi Peminat, Nyoman Suwirta Dorong SMA Plus Pariwisata Jadi Solusi

 Senin, 29 Juni 2026 | Dibaca: 1493 Pengunjung

www.mediabali.id, Klungkung. 

Menurunnya jumlah peserta didik di sejumlah SMA Negeri di Kabupaten Klungkung menjadi perhatian serius Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Bali, I Nyoman Suwirta. Bahkan, di beberapa sekolah ditemukan satu kelas hanya diisi sekitar tujuh siswa.

Kondisi tersebut mendorong mantan Bupati Klungkung dua periode itu menggagas terobosan berupa program SMA Plus Pariwisata untuk meningkatkan daya tarik sekolah negeri sekaligus menyesuaikan kebutuhan dunia kerja di Bali.

"Saya prihatin melihat ada sekolah negeri yang kekurangan siswa. Ini tidak boleh dibiarkan karena akan berdampak terhadap kualitas pendidikan dan pemanfaatan sumber daya yang ada," ujar Suwirta.

Sekolah yang menjadi perhatian di antaranya SMAN 1 Banjarangkan dan SMAN 1 Dawan. Menurutnya, kedua sekolah tersebut memiliki potensi besar untuk dikembangkan melalui program unggulan berbasis pariwisata tanpa menghilangkan fungsi utamanya sebagai SMA.

"Saya sedang menjajaki kemungkinan agar SMAN 1 Banjarangkan dan SMAN 1 Dawan memiliki program Plus Pariwisata. Dengan begitu sekolah memiliki keunggulan tersendiri sekaligus memberdayakan guru-guru yang sudah ada," jelasnya.

Sebagai Ketua Komisi IV DPRD Bali yang membidangi pendidikan, Suwirta mengaku telah melakukan komunikasi awal dengan Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Bali untuk membahas peluang merealisasikan program tersebut.

Ia menilai Kabupaten Klungkung yang memiliki kawasan pariwisata dunia seperti Nusa Penida membutuhkan lulusan SMA yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki keterampilan dasar di bidang pariwisata, komunikasi, bahasa asing, dan pelayanan.

"Kalau sekolah memiliki ciri khas yang sesuai dengan kebutuhan daerah, saya yakin minat masyarakat akan meningkat. Anak-anak memperoleh bekal tambahan, sementara sekolah negeri kembali memiliki daya saing," katanya.

Menurut Suwirta, program SMA Plus Pariwisata juga menjadi salah satu solusi untuk mengatasi ketimpangan jumlah peserta didik antar sekolah sekaligus memperkuat kualitas pendidikan menengah di Klungkung.

"Kami akan memperjuangkan gagasan ini agar bisa diwujudkan. Harapannya sekolah-sekolah yang saat ini kekurangan siswa dapat kembali diminati dan melahirkan lulusan yang siap bersaing di dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi," tegasnya.007


TAGS :