Politik
Presiden Prabowo Tak Bedakan Daerah, Wayan Baru Minta Pemkab Harus Aktif Jemput Program Pusat
Kamis, 27 Agustus 2026 | Dibaca: 1458 Pengunjung
Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Klungkung sekaligus Wakil Ketua DPRD Klungkung, I Wayan Baru, S.Sos., menegaskan perhatian Presiden Prabowo Subianto terhadap Bali harus dimanfaatkan daerah dengan memperkuat komunikasi dan aktif menjemput berbagai program pemerintah pusat.
Menurut Wayan Baru, sikap Presiden Prabowo yang tidak membeda-bedakan daerah berdasarkan pilihan maupun warna politik merupakan bukti bahwa kepentingan masyarakat ditempatkan di atas kepentingan politik.
“Pak Prabowo adalah Presiden seluruh rakyat Indonesia. Tidak ada daerah yang dibeda-bedakan karena pilihan politiknya. Ketika menyangkut pembangunan dan kepentingan rakyat, semuanya harus mendapatkan perhatian yang sama,” ujar Wayan Baru, Kamis (27/8/2026).
Hal tersebut disampaikan Wayan Baru terkait pernyataan Ketua DPD Partai Gerindra Bali, Made Muliawan Arya atau Pak De Gadjah, yang menegaskan Presiden Prabowo tidak membeda-bedakan daerah dan tetap memberikan perhatian kepada Bali demi kepentingan masyarakat.
Wayan Baru menilai sikap tersebut harus dijawab pemerintah daerah dengan kerja nyata. Menurutnya, pemerintah kabupaten/kota tidak cukup hanya menunggu program turun dari pusat, tetapi harus aktif berkomunikasi dengan kementerian dan lembaga untuk memperjuangkan kebutuhan masyarakat.
“Kalau Presiden sudah membuka ruang yang begitu besar untuk kepentingan masyarakat Bali, sekarang bagaimana kita di daerah mampu memanfaatkannya. Jangan hanya menunggu. Program pusat harus kita jemput, kebutuhan masyarakat harus kita sampaikan dan perencanaannya harus dipersiapkan dengan baik,” tegasnya.
Menurut Wayan Baru, hal tersebut sangat penting bagi Kabupaten Klungkung yang masih membutuhkan dukungan pemerintah pusat untuk mempercepat pembangunan di berbagai sektor.
Terlebih, Klungkung memiliki karakteristik wilayah yang berbeda karena sebagian wilayahnya berada di Kepulauan Nusa Penida. Kondisi geografis tersebut membuat kebutuhan pembangunan infrastruktur, konektivitas, energi, air bersih, pengelolaan sampah hingga penguatan sektor pariwisata membutuhkan dukungan anggaran dan program yang besar.
“APBD Klungkung memiliki kemampuan yang terbatas, sementara kebutuhan pembangunan kita cukup besar. Karena itu sinergi dengan pemerintah pusat menjadi sangat penting. Kalau ada program pusat yang bisa kita bawa ke Klungkung, tentu harus diperjuangkan maksimal,” katanya.
Politisi asal Nusa Penida tersebut berharap pemerintah daerah semakin aktif membangun komunikasi dengan pemerintah pusat. Setiap organisasi perangkat daerah juga diminta mampu membaca arah kebijakan nasional dan menyiapkan program yang dapat disinergikan dengan kebutuhan daerah.
Ia menegaskan perbedaan politik tidak semestinya menjadi penghalang pembangunan. Setelah proses politik selesai, seluruh pihak memiliki tanggung jawab yang sama untuk bekerja bagi masyarakat.
“Pilkada sudah selesai, Pemilu juga sudah selesai. Sekarang waktunya bekerja. Jangan lagi berpikir siapa memilih siapa atau daerah ini dimenangkan siapa. Kepentingan masyarakat harus berada di atas semuanya,” ujar Wayan Baru.
Menurutnya, apa yang disampaikan Pak De Gadjah sekaligus memberikan kepastian kepada masyarakat Bali bahwa pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo tetap memberikan perhatian terhadap Pulau Dewata.
Karena itu, Wayan Baru berharap momentum tersebut dapat dimanfaatkan untuk mempercepat berbagai kebutuhan pembangunan Bali, termasuk proyek dan program strategis yang dibutuhkan Kabupaten Klungkung.
Baca juga:
Wayan Baru Apresiasi Gerak Cepat Prabowo Tangani Karhutla, Minta Perusak Hutan Ditindak Tegas
“Kami di Gerindra Klungkung tentu akan ikut mengawal dan memperjuangkan agar semakin banyak program pemerintah pusat yang manfaatnya bisa dirasakan masyarakat Klungkung dan Nusa Penida. Tidak ada sekat politik kalau tujuannya untuk rakyat,” pungkas Wayan Baru.007
TAGS :