Peristiwa
Musisi dan Tokoh Desa Bahas Pengelolaan Sampah, PDIP Bali Konsisten Edukasi Implementasi SE Gubernur Bali No. 9/2025
Selasa, 06 Mei 2025 | Dibaca: 515 Pengunjung
Suasana acara PAGOR Maskot Pagor dan Aplikasi (MPP) Menyapa Bali, dalam mengimplementasikan Surat Edaran (SE) Gubernur Bali Nomor 9 Tahun 2025 tentang Gerakan Bali Bersih Sampah, Selasa (6/5/2025).
PAGOR Maskot Pagor dan Aplikasi (MPP) Menyapa Bali, muda untuk Bali Bersih sampah dan ekonomi hijau, dalam rangka mengimplementasikan Surat Edaran (SE) Gubernur Bali Nomor 9 Tahun 2025 tentang Gerakan Bali Bersih Sampah.
Dalam acara PAGOR MPP Menyapa Bali, juga diramaikan booth pameran produk-produk ramah lingkungan dan daur ulang.
Kemudian diisi talkshow menarik 'Lingkungan Bersih, UMKM Tumbuh: Gerakan Muda untuk Ekonomi Hijau' bersama: Gede Robi Navicula selaku pemerhati lingkungan yang juga seorang musisi, petani dan aktivis.
"Kami (mengenai lingkungan-red) juga mengajak artis-artis ternama lainnya di Indonesia, untuk membuat workshop di Bali setiap tahunnya. Ada Endah n Rhesa, The Cangcuters, Efek Rumah Kaca dan lainnya. Upaya ini untuk meregenerasi generasi muda dan para artis untuk menyuarakan misi ini (lingkungan-red)," ujarnya, Selasa (6/5/2025) di Kantor DPD PDI P Bali, Renon, Denpasar.
Lanjut Robby Navicula, tidak hanya membuat workshop, tetapi workshop yang membahas lingkungan juga diimplementasikan lewat produksi karya di bulan Juli atau Agustus, persisnya pada iklim Fest. "Kita buat Iklim Fest, ada setiap tahunan digelar di Ubud," tegasnya.
Sedangkan mengenai Surat Edaran (SE) Gubernur Bali Nomor 9 Tahun 2025 tentang Gerakan Bali Bersih Sampah, Robby Navicula sangat apresiasi dan berharap pemerintah dengan masyarakat dapat saling mendukung penerapannya.
"Kalau saya sendiri, mengenai inisiatif pemerintah untuk serius, bukan saja mengeluarkan regulasi, tetapi menerapkan reduce (mengurangi sampah), di mana sehari-hari kita sudah banyak mengolah sampah dan mendaur ulang sampahnya. Kita masih kurang di reduce, regulasi tujuannya untuk pro aktif. Saya yang bergelut lama di dunia sampah, sangat mendukung (regulasi SE Gubernur Bali Nomor 9 Tahun 2025 tentang Gerakan Bali Bersih Sampah-red)," tegasnya.
Kadek Sukarma - Praktisi Sampah Desa Tuntas di Desa yang juga Perbekel Desa Punggul Kabupaten Badung mengatakan edukasi sampah di desanya juga tidak mudah dilakukan karena perlu waktu cukup di masyarakat. Masyarakat diajak untuk memiliah sampah secara bijak agar sampah plastik, sampah popok bayi, kaleng, dan lainnya dipisahkan.
"Kami edukasi dini masyarakat di Desa Punggul yang KK-nya mencapai 1.000 lebih. Mereka diajak memilah sampah dari rumah tangga. Bahkan, di kami rancang alat tong edan beserta cairan khusus, agar masyarakat bisa manfaatkan media sampah organik menjadi lebih bermanfaat. Begitu juga sampah plastik dan lainnya. Kita siapkan sarana prasarana untuk sampah dan edukasi menyelesaikan sampahnya," katanya.
Terdapat peluncuran Maskot Pagor dan Aplikasi MPP (berupa Video) Ikrar Komitmen Sayap Muda PDI Perjuangan: Banteng Muda Indonesia, Taruna Merah Putih, Baitul Muslimin Indonesia, dan Relawan Perjuangan Demokrasi.
"Kami libatkan peserta dari UMKM, pengarajin, semua peserta dapat berinteraksi langsung dan mendapatkan ilmu dari para narasumber," demikian Koordinator Acara - Putu Gede Wiwin Gunawasika. 012
TAGS :