Lingkungan
Mesin Olah Sampah Ditarget Beroperasi Akhir Juni, Bupati Satria Tinjau Progres Perakitan
Senin, 08 Juni 2026 | Dibaca: 1601 Pengunjung
Upaya Pemerintah Kabupaten Klungkung dalam mengatasi persoalan sampah memasuki babak baru. Bupati Klungkung, I Made Satria, turun langsung meninjau progres perakitan mesin pengolah sampah berteknologi Australia di TOSS Center Kusamba, Minggu (7/6).
Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan fasilitas yang digadang-gadang menjadi salah satu solusi modern dalam mengurangi volume sampah di Kabupaten Klungkung.
Di lokasi, Bupati Satria meninjau tiga unit mesin pengolah sampah yang saat ini masih dalam tahap perakitan. Dari tiga unit tersebut, satu mesin berkapasitas 750 kilogram per siklus atau sekitar 10 jam operasional telah berhasil menjalani uji coba awal.
Hasil pengujian menunjukkan potensi yang cukup menjanjikan. Sebanyak 13 ban bekas berukuran truk yang diolah mampu menghasilkan sekitar 120 liter minyak. Sementara pengolahan 200 kilogram Refuse Derived Fuel (RDF) menghasilkan sekitar 80 liter minyak.
Temuan tersebut dinilai menjadi indikasi bahwa teknologi yang diterapkan mampu memberikan nilai tambah dari limbah yang selama ini menjadi persoalan lingkungan.
“Secara kasat mata hasilnya sudah bagus. Ini merupakan salah satu terobosan dalam penanganan sampah di Klungkung. Mesin yang paling kecil sudah diuji coba sesuai harapan. Saat ini tinggal melakukan uji emisi untuk memastikan pengoperasiannya benar-benar ramah lingkungan,” ujar Satria.
Menurutnya, teknologi ini bekerja dengan sistem pemanasan suhu tinggi yang mampu mengubah material sampah menjadi produk bernilai ekonomi. Menariknya, proses tersebut diklaim tidak menghasilkan asap pekat seperti pembakaran konvensional.
Emisi yang keluar melalui cerobong berupa uap air sehingga dinilai lebih aman bagi lingkungan. Meski demikian, Pemkab Klungkung tetap menunggu hasil uji emisi sebagai tahapan penting sebelum mesin dioperasikan secara penuh.
Keberadaan mesin pengolah sampah ini menjadi bagian dari strategi Pemkab Klungkung dalam mempercepat penanganan sampah sekaligus mendukung target pengelolaan sampah yang lebih modern, efisien, dan berkelanjutan.
Bupati Satria berharap seluruh proses pengujian dapat segera rampung sehingga fasilitas tersebut bisa mulai beroperasi pada akhir Juni 2026.
Jika berjalan sesuai rencana, TOSS Center Kusamba diharapkan tidak hanya menjadi pusat pengolahan sampah, tetapi juga menjadi contoh penerapan teknologi ramah lingkungan dalam mengubah limbah menjadi sumber daya yang bernilai.
“Semakin cepat bisa dioperasikan tentu semakin baik, sehingga upaya penanganan sampah di Klungkung dapat berjalan lebih optimal,” pungkasnya.007
TAGS :