Kesehatan
Kadis Kesehatan Ratna Respons Sorotan Kerusakan Pustu di Nusa Penida
Senin, 11 Mei 2026 | Dibaca: 2098 Pengunjung
Sorotan terhadap kondisi sejumlah Puskesmas Pembantu (Pustu) di wilayah Nusa Penida mendapat tanggapan dari Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Klungkung, I Gusti Ayu Ratna Dwijawati.
Ratna Dwijawati menyampaikan bahwa perbaikan Pustu di Kabupaten Klungkung dilakukan secara bertahap sesuai skala prioritas dan ketersediaan anggaran, termasuk berdasarkan usulan dalam Musrenbang kecamatan.
“Pustu kita bertahap dilakukan perbaikan sesuai usulan prioritas di Musrenbangcam. Setiap tahun kami melakukan perbaikan Pustu melalui dana DAK dari pemerintah pusat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pada tahun sebelumnya terdapat tiga Pustu yang mendapatkan perbaikan, yakni Pustu Desa Lembongan, Desa Sulang, dan Desa Satra. Sementara pada tahun 2024, rehabilitasi dilakukan terhadap Pustu Desa Jumpai, Desa Dawan Kelod, dan Desa Sampalan Kelod.
Menurutnya, pada tahun ini tidak terdapat menu rehabilitasi Pustu melalui Dana Alokasi Khusus (DAK). Namun demikian, melalui APBD Kabupaten Klungkung tetap dilaksanakan pembangunan tembok penyengker di Pustu Desa Lemo, Kutampi Kaler, Nusa Penida.
“Saat ini saya sedang berada di Pustu Desa Lemo. Terkait laporan kondisi Pustu Desa Batukandik akan segera saya cek,” katanya.
Ia menambahkan, saat ini Kabupaten Klungkung memiliki 53 Pustu dan 9 Puskesmas yang seluruhnya akan diperbaiki secara bertahap sesuai prioritas kebutuhan.
Selain Pustu, Dinas Kesehatan juga merencanakan rehabilitasi terhadap fasilitas puskesmas di Nusa Penida. Di antaranya rehab total untuk Puskesmas Nusa Penida III serta rehabilitasi sedang pada bagian atap Puskesmas Nusa Penida II.
“Sementara untuk tahun 2027, ada lima Pustu yang akan diusulkan mendapatkan perbaikan,” jelasnya.
Sebelumnya, kondisi sejumlah Pustu di Nusa Penida menjadi sorotan karena dinilai kurang layak dan minim fasilitas penunjang pelayanan kesehatan masyarakat.007
TAGS :