Politik
Jelang HUT ke-81 RI, Wayan Baru Minta Masyarakat Waspadai Hoaks dan Konten Provokatif
Minggu, 09 Agustus 2026 | Dibaca: 1596 Pengunjung
Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Klungkung sekaligus Wakil Ketua DPRD Klungkung, I Wayan Baru, S.Sos, mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran informasi bohong atau hoaks serta berbagai konten provokatif di media sosial.
Baca juga:
Wayan Baru Dukung Koperasi Merah Putih Jadi Penyalur Barang Subsidi dan Jembatan Petani ke Dapur MBG
Wayan Baru menilai momentum peringatan kemerdekaan semestinya menjadi ruang untuk memperkuat persatuan dan rasa kebangsaan, bukan justru terganggu oleh informasi yang belum jelas kebenarannya dan berpotensi menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat.
“Menjelang 17 Agustus, mari kita bersama-sama menjaga suasana tetap damai dan kondusif. Jangan mudah percaya, apalagi ikut menyebarkan informasi yang belum diketahui kebenarannya. Kita harus waspada terhadap konten-konten yang sengaja dibuat untuk memprovokasi masyarakat,” ujar Wayan Baru Minggu (9/8/2026).
Peringatan tersebut sejalan dengan perhatian Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid. Kemkomdigi mencermati adanya peningkatan produksi konten provokatif menjelang Hari Kemerdekaan yang berisiko mengganggu situasi kondusif sepanjang Agustus 2026.
Menurut Menkomdigi, modus yang ditemukan tidak hanya berupa informasi yang sepenuhnya palsu. Ada pula video atau rekaman peristiwa lama yang kembali disebarkan dengan narasi berbeda, hingga rekaman kejadian dari negara lain yang dibuat seolah-olah terjadi di Indonesia.
Wayan Baru mengatakan pola penyebaran informasi seperti itu harus menjadi perhatian bersama, terlebih penggunaan media sosial saat ini begitu masif. Informasi yang belum terverifikasi dapat menyebar dengan cepat dan berpotensi membentuk persepsi yang keliru di tengah masyarakat.
Karena itu, ia meminta masyarakat Klungkung, khususnya generasi muda yang aktif menggunakan media sosial, membiasakan diri melakukan pengecekan sebelum membagikan suatu informasi.
“Kalau menerima video atau berita yang sifatnya provokatif, jangan langsung dibagikan. Cek sumbernya, lihat kapan kejadiannya, di mana lokasinya dan apakah sudah diberitakan oleh media yang dapat dipercaya. Saring sebelum sharing harus benar-benar kita terapkan,” tegasnya.
Politisi Gerindra tersebut juga mengingatkan bahwa kemerdekaan Indonesia diperoleh melalui perjuangan dan persatuan seluruh elemen bangsa. Karena itu, peringatan HUT ke-81 RI harus dimanfaatkan untuk semakin memperkuat persaudaraan, gotong royong dan nasionalisme.
“Perbedaan pandangan adalah sesuatu yang biasa dalam demokrasi. Tetapi jangan sampai perbedaan tersebut dimanfaatkan oleh pihak tertentu untuk memecah belah masyarakat melalui hoaks dan provokasi,” katanya.
Wayan Baru juga mendorong media massa dan insan pers untuk terus mengambil peran dalam menghadirkan informasi yang faktual, berimbang dan terverifikasi. Hal tersebut juga sejalan dengan seruan Menkomdigi agar pers bergerak cepat menghadirkan berita faktual untuk menepis narasi disinformasi di ruang digital.
Ia berharap masyarakat Bali, khususnya Kabupaten Klungkung, dapat menjadi contoh dalam menjaga kedamaian dan persatuan menjelang perayaan kemerdekaan.
“Mari rayakan HUT ke-81 Republik Indonesia dengan kegembiraan dan semangat persatuan. Jangan beri ruang bagi hoaks dan provokasi untuk memecah belah kita. Kemerdekaan ini milik kita bersama dan persatuan adalah kekuatan bangsa Indonesia,” pungkas Wayan Baru.007
TAGS :