Peristiwa
ITOP Forum di Bali Dorong Kolaborasi Pariwisata, Tingkatkan Tren dan Pasar Kedepan
Minggu, 22 Juni 2025 | Dibaca: 509 Pengunjung
ITOP Forum digelar untuk memperkuat dan meningkatkan sektor kepariwisataan, Minggu (22/6/2025).
Kerja sama dalam sektor pariwisata dikembangkan Provinsi Bali, dalam Inter-Islands Tourism Policy (ITOP). Diketahui peran ITOP ke depannya sangat sentral, salah satunya sebagai forum kerja sama terkait kebijakan pariwisata dari provinsi kepulauan dan menjadikan sektor pariwisata menjadi prioritas, Minggu (22/6/2025) di The Meru Sanur, Bali.
Perkembangan ITOP sendiri tercatat, anggota pendiri tahun 1997: 1. Bali (Indonesia), 2. Jeju (Korea), 3. Hainan (China), 4. Okinawa (Jepang). Sedangkan, anggota biasa: 1. Hawaii (USA) 2004, 2. Southern Province (Sri Lanka) 2004, 3. Zanzibar (Tanzania) 2004, 4. Phuket (Thailand) 2008, 5. Cebu (Fillipina) 2011, Penang (Malaysia) 2013.
“Terhadap ITOP kami adakan setiap tahun membahas isu-isu terkini di bidang pariwisata dan dilaksanakan secara bergiliran oleh para anggotanya sebagai tuan rumah. Provinsi Bali telah menjadi tuan ruamh pada Tahun 1999, 2003, dan 2009,” ujar Sekda Provinsi Bali Dewa Made Indra.
Melalui tema diusung tahun ini “Natural and Cultural Resource-Based Wellness Tourism”, atau wisata kebugaran berbasis alam dan budaya. ITOP Forum diharapkan dapat lebih mengembangkan wisata kebugaran yang saat ini digemari wisatawan domestik dan mancanegara.
Ke depannya pula terjalin kesinambungan informasi, komunikasi, dan kerja sama antar anggota dalam rangka memajukan kepariwisataan. Bukan saja di Bali, tetapi juga manca negara terutama anggota ITOP.
“Kami tentu membuka kerja sama dan kolaborasi antar anggota ITOP Forum di bidang pariwisata dalam mempromosikan potensi pariwisata di masing-masing wilayah,” ungkapnya.
Hal penting lainnya adalah memperkuat daya saing ITOP Forum, dalam perkembangan pariwisata global. Termasuk, berbagi pengetahuan dan pengalaman dalam menghadapi tantangan dan peluang di sektor pariwisata.
“Kami tetap akan memperkuat hubungan diplomatik dan ekonomi antar anggota forum, lewat interaksi tahunan dan kerja sama multilateral,” beber Dewa Indra.
Sejumlah undangan hadir, yakni: Samawit Supanprai (Phuket Province); Mr. Samora John Chacha (Ministry of Tourism and Heritage Zanzibar); Mr. Madduma Kankanamalage Bandula Harischanra (Governor’s Office Southern Province); Mr. Seigo Oshiro (Department of Culture, Tourism and Sport); Mr. Hag-Soo Hyun (ITOP Secretariat – Jeju Tourism Organization); Mr. Wang Lei (Foreign Affairs Office of Hainan Province); Mr. Myong Kee Jin (Jeju Specail Self – Governing Province).
Menariknya, dalam ITOP Forum juga diadakan pameran produk-produk khas Bali, produk tumbler dari bambu, kerajinan kipas Bali, pernak-pernik, kain perca, produk Spa, produk herbal and beauty, dan aneka souvenir lainnya. 012
TAGS :