Peristiwa
Hari Keempat Pencarian, Nelayan Jembrana Ditemukan Meninggal di Banyuwangi
Senin, 14 September 2026 | Dibaca: 1460 Pengunjung
Baca juga:
Disnaker Gianyar Sosialisasikan Pencegahan dan Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial
Korban, I Gusti Putu Sugiarta (38), ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di kawasan muara pantai di Banyuwangi, Jawa Timur. Korban sebelumnya dilaporkan hilang setelah sampan yang digunakannya pecah akibat menabrak kayu saat berada di laut.
Meski pencarian hari keempat terkendala gelombang tinggi, Tim SAR Gabungan tetap melakukan penyisiran sejak pagi. Operasi pencarian dipusatkan dari kawasan Pantai Pengambengan dengan mengerahkan sejumlah alat utama (alut), di antaranya RIB 01 Gilimanuk, RIB 02 Banyuwangi, serta dua perahu milik keluarga korban yang turut melakukan penyisiran ke arah perairan Banyuwangi.
Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Jembrana, Dewa Hendri Gunawan, mengatakan pencarian dilakukan bersama seluruh unsur Tim SAR Gabungan.
“Hari ini pencarian hari keempat terhadap nelayan yang berasal dari Cupel. Pelaksanaannya sudah kami laksanakan bersama Tim SAR Gabungan. Sampai saat ini memang korban sudah ditemukan dan nelayan membawa ke Pantai Pengambengan,” ujar Dewa Hendri Gunawan.
Korban pertama kali ditemukan oleh nelayan Banyuwangi dalam kondisi meninggal dunia. Karena saat ditemukan tidak terdapat identitas, jenazah korban sempat dikuburkan di Banyuwangi.
Tim SAR Gabungan yang menerima informasi mengenai penemuan jenazah tersebut kemudian melakukan koordinasi dengan pihak keluarga. Setelah dilakukan konfirmasi, keluarga memastikan jenazah tersebut merupakan I Gusti Putu Sugiarta.
Jenazah selanjutnya dibawa menggunakan perahu milik keluarga dari Banyuwangi menuju Pantai Pengambengan, Jembrana.
Sekitar pukul 17.00 WITA, perahu yang membawa jenazah korban tiba di Pantai Pengambengan. Tim SAR Gabungan kemudian melakukan proses evakuasi untuk selanjutnya membawa jenazah ke Rumah Sakit Umum Negara.
“Selanjutnya Tim SAR bersama Tim SAR Gabungan melaksanakan evakuasi dan akan dibawa ke Rumah Sakit Umum Negara menggunakan ambulans dari Polres Jembrana,” jelas Dewa Hendri Gunawan.
Operasi pencarian dan evakuasi melibatkan sejumlah unsur, yakni Pos Pencarian dan Pertolongan Jembrana, Kantor Pencarian dan Pertolongan Banyuwangi, TNI AL Pos Pengambengan, Polair Polres Jembrana, Polres Jembrana, serta nelayan dan masyarakat setempat.
Dengan ditemukannya korban pada hari keempat pencarian, operasi SAR terhadap nelayan asal Desa Cupel tersebut berakhir setelah Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi jenazah dan menyerahkannya untuk penanganan lebih lanjut.008
TAGS :