Peristiwa

Gede Artawan Soroti Kabel Semrawut di Klungkung, Jangan Sampai Jadi Kota Seribu Kabel

 Selasa, 22 September 2026 | Dibaca: 2022 Pengunjung

www.mediabali.id, Klungkung. 

Anggota DPRD Kabupaten Klungkung, I Gede Artawan, menyoroti kondisi jaringan kabel penyedia layanan internet yang dinilai masih semrawut di sejumlah wilayah Kabupaten Klungkung, khususnya kawasan perkotaan serta Sampalan dan sekitarnya di Nusa Penida.

Artawan meminta Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Klungkung segera berkoordinasi dengan perusahaan penyedia layanan internet untuk melakukan penataan. Menurutnya, banyak kabel yang melintang maupun menumpuk di tiang telah mengganggu keindahan kawasan. “Saya ingin menyampaikan kepada Diskominfo, PUPR dan Perhubungan Kabupaten Klungkung agar segera melakukan pembenahan terhadap banyaknya kabel yang melintang. Jangan sampai ke depan Klungkung menjadi kota seribu kabel,” ujar Artawan Selasa (22/9/2026).

Ia secara khusus mendorong Diskominfo berkomunikasi dengan penyedia jasa internet mengenai penataan jaringan, termasuk kemungkinan menurunkan dan menanam kabel di bawah tanah pada lokasi yang memungkinkan. “Kawasan kota merupakan wajah dan cerminan suatu wilayah. Begitu juga Sampalan dan sekitarnya di Nusa Penida. Penataannya perlu dilakukan agar keindahan kawasan tetap terjaga,” katanya.

Menurut Artawan, penataan jaringan di Nusa Penida perlu segera dikoordinasikan karena saat ini terdapat pekerjaan pengaspalan dan perbaikan gorong-gorong. Ia berharap kebutuhan jaringan internet dapat disinkronkan dengan pekerjaan tersebut sehingga tidak terjadi pembongkaran kembali di kemudian hari hanya untuk penataan atau penurunan kabel.

Selain persoalan kabel, Artawan turut menyoroti pengaspalan dan pelebaran ruas Sampalan–Banjar Nyuh di Nusa Penida. Ia meminta Dinas Perhubungan Kabupaten Klungkung turun ke lapangan memberikan sosialisasi kepada para driver mengenai keselamatan dan kenyamanan berkendara setelah kondisi jalan mengalami peningkatan.

“Dengan jalan yang semakin baik dan lebar, keselamatan tetap harus menjadi perhatian. Dishub perlu melakukan sosialisasi kepada para driver agar peningkatan kualitas jalan benar-benar memberikan manfaat bagi keamanan dan kenyamanan masyarakat maupun wisatawan,” pungkas Artawan.007


TAGS :