Pendidikan

Dorongan Hati Nurani, Seorang Perawat Dirikan Sekolah Pratama Widyalaya Pustaka Dharma Nusantara

 Sabtu, 13 Juni 2026 | Dibaca: 2389 Pengunjung

www.mediabali.id, Klungkung. 

Komitmen membangun pendidikan karakter berbasis nilai-nilai Hindu sejak usia dini diwujudkan melalui peresmian Gedung Pratama Widyalaya Pustaka Dharma Nusantara di Desa Gunaksa, Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung, Jumat (12/6).

Peresmian dilakukan secara simbolis oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali yang diwakili Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Klungkung, Putu Indira Bhadrawati, bersama Pemerintah Kabupaten Klungkung yang diwakili Staf Ahli Bupati Klungkung Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan, Ni Made Sulistiawati.

Pratama Widyalaya Pustaka Dharma Nusantara menjadi satu-satunya satuan pendidikan formal berciri khas agama Hindu tingkat anak usia dini di Kabupaten Klungkung. Saat ini, lembaga tersebut membina 20 peserta didik dan telah memiliki gedung representatif yang pembangunannya mendapat dukungan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Pelindo.

Pendiri Pratama Widyalaya Pustaka Dharma Nusantara, Ns. I Gede Medan Arianta, S.Kep., mengaku kehadiran lembaga pendidikan tersebut berawal dari panggilan hati untuk ikut berkontribusi dalam membentuk karakter generasi muda sejak dini.

Meski berprofesi sebagai seorang perawat, Medan Arianta menilai pendidikan karakter menjadi fondasi penting yang harus ditanamkan sejak anak-anak masih berada pada usia emas pertumbuhan.

"Saya memang berlatar belakang sebagai tenaga kesehatan, tetapi ada dorongan hati nurani untuk ikut mengambil bagian dalam membangun generasi penerus. Pendidikan karakter, moral, dan nilai-nilai agama harus ditanamkan sejak usia dini agar anak-anak memiliki bekal yang kuat menghadapi perkembangan zaman," ujarnya.

Menurutnya, perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi saat ini menuntut anak-anak memiliki pondasi spiritual, etika, dan budaya yang kokoh. Karena itu, Pratama Widyalaya Pustaka Dharma Nusantara hadir sebagai ruang pembelajaran yang tidak hanya mengembangkan kemampuan akademik, tetapi juga menanamkan nilai-nilai Hindu, budaya Bali, serta pembentukan karakter.

Ia berharap keberadaan widyalaya tersebut dapat menjadi wadah bagi orang tua yang ingin memberikan pendidikan keagamaan dan karakter secara lebih terstruktur kepada anak-anak mereka.

"Kami ingin mencetak generasi Hindu yang cerdas, berkarakter, berakhlak mulia, mencintai budaya, dan tetap mampu bersaing di era modern. Ini adalah investasi jangka panjang untuk masa depan bangsa, dimulai dari pendidikan usia dini," katanya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Klungkung, Putu Indira Bhadrawati, mengapresiasi hadirnya Pratama Widyalaya Pustaka Dharma Nusantara sebagai upaya nyata memperkuat pendidikan karakter dan pelestarian budaya di tengah tantangan globalisasi.

Menurutnya, peresmian gedung tersebut menjadi momentum penting untuk memperkokoh semangat belajar, menjaga nilai-nilai luhur agama dan budaya, serta membentuk generasi muda yang berprestasi dan berakhlak mulia.

Dengan diresmikannya gedung baru tersebut, Pratama Widyalaya Pustaka Dharma Nusantara diharapkan mampu berkembang menjadi pusat pendidikan karakter Hindu bagi anak usia dini di Kabupaten Klungkung serta menjadi inspirasi bagi lahirnya lembaga pendidikan serupa di masa mendatang.007


TAGS :