Ekonomi

Bupati Satria Targetkan 100 Unit Mobil Listrik Beroperasi di Nusa Penida Tahun Ini

 Selasa, 14 Juli 2026 | Dibaca: 1644 Pengunjung

www.mediabali.id, Klungkung. 

Bupati Klungkung I Made Satria menargetkan sebanyak 100 unit mobil listrik mulai beroperasi di Nusa Penida pada tahun ini sebagai langkah awal mewujudkan pulau tersebut menjadi Green Island atau pulau ramah lingkungan.

Target tersebut disampaikan usai penandatanganan kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Klungkung dengan PT Riline Velocity Express (RVE) dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk terkait pengembangan Green Mobility Ecosystem, kendaraan bermotor listrik, serta penguatan layanan jasa keuangan perbankan, Selasa (14/7/2026).

Bupati Satria mengatakan, setelah penandatanganan kerja sama, pemerintah daerah akan segera melakukan sosialisasi kepada masyarakat melalui organisasi perangkat daerah (OPD) terkait. Sosialisasi dilakukan agar masyarakat memahami manfaat penggunaan kendaraan listrik sekaligus mendukung percepatan implementasi program tersebut.

"Tahun ini kami menargetkan sekitar 100 unit mobil listrik mulai beroperasi di Nusa Penida. Setelah penandatanganan kerja sama ini, OPD terkait akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar program ini dapat dipahami dan diterima dengan baik," ujar Bupati Satria.

Menurutnya, pemerintah juga tengah menyiapkan berbagai skema agar masyarakat tidak terbebani dalam beralih dari kendaraan berbahan bakar fosil ke kendaraan listrik. Salah satu opsi yang sedang dikaji adalah program buy back atau tukar tambah kendaraan konvensional dengan kendaraan listrik melalui skema pembiayaan yang lebih ringan.

Ia menilai penggunaan kendaraan listrik akan memberikan manfaat ekonomi yang besar bagi masyarakat. Selain biaya operasional yang lebih murah karena tidak lagi bergantung pada bahan bakar minyak (BBM), pajak kendaraan listrik juga jauh lebih rendah dibandingkan kendaraan konvensional.

"Harga BBM terus meningkat, sedangkan kendaraan listrik biaya operasionalnya jauh lebih hemat. Pajak tahunannya juga hanya ratusan ribu rupiah sehingga akan meringankan beban masyarakat," katanya.

Bupati Satria mengakui penerapan kendaraan listrik secara masif berpotensi mengurangi penerimaan dari Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). Namun, menurutnya, manfaat jangka panjang yang diperoleh jauh lebih besar.

"Kita mungkin kehilangan sebagian pendapatan dari pajak kendaraan bermotor, tetapi dampak positifnya jauh lebih besar. Nusa Penida akan menjadi pulau yang lebih bersih, ramah lingkungan, menarik investasi hijau, sekaligus memperkuat sektor pariwisata," jelasnya.

Ia optimistis target tersebut dapat tercapai dengan dukungan pengalaman PT Riline Velocity Express yang telah mengembangkan ekosistem mobilitas hijau di Vietnam. Pemerintah Kabupaten Klungkung berharap Nusa Penida dapat menjadi proyek percontohan (pilot project) Green Island di Indonesia dan menjadi destinasi wisata berkelanjutan berkelas dunia.007


TAGS :