Peristiwa
Balon Gas Meledak, 11 Orang Terluka Saat Persiapan Pelepasan Balon Harkopnas
Minggu, 19 Juli 2026 | Dibaca: 1598 Pengunjung
Puncak peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 tingkat Provinsi Bali di Lapangan Puputan Klungkung, Minggu (19/7/2026), diwarnai insiden ledakan balon gas yang mengakibatkan 11 orang mengalami luka bakar. Para korban terdiri atas orang dewasa dan anak-anak yang berada di sekitar lokasi kegiatan.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 11.00 WITA di pojok Balai Budaya Ida Dewa Agung Istri Kanya. Saat itu, rangkaian balon gas yang akan digunakan untuk menerbangkan banner pembukaan acara gagal mengudara karena hujan dan beban banner yang dinilai terlalu berat. Balon kemudian turun dan tertahan di salah satu sisi lapangan.
Kasi Humas Polres Klungkung, Iptu I Dewa Nyoman Alit Purnawibawa, menjelaskan bahwa insiden bermula ketika seorang warga berinisiatif membagikan balon kepada anak-anak yang telah berkumpul di sekitar lokasi. Saat hendak melepaskan tali pengikat antarrangkaian balon, warga tersebut menggunakan korek api untuk membakar tali.
"Percikan api dari korek langsung menyambar balon yang berisi gas sehingga terjadi ledakan. Akibat kejadian tersebut, 11 orang mengalami luka bakar," ujar Iptu Dewa Alit.
Ledakan yang terjadi secara tiba-tiba memicu kepanikan di lokasi. Api sempat menyambar sejumlah warga dan anak-anak yang berada di bawah rangkaian balon. Petugas bersama masyarakat kemudian bergerak cepat mengevakuasi para korban ke Unit Gawat Darurat (UGD) RSUD Klungkung.
Berdasarkan data terbaru dari kepolisian, dari 11 korban luka bakar, enam orang menjalani perawatan inap, dua orang masih mendapatkan penanganan di UGD, sedangkan tiga korban lainnya telah diperbolehkan pulang setelah kondisinya dinyatakan membaik.
Ketua Dewan Koperasi Indonesia Wilayah (Dekopinwil) Provinsi Bali, I Nyoman Suwirta, yang saat kejadian berada di lokasi mengatakan insiden tersebut terjadi setelah rangkaian acara resmi Harkopnas selesai. Melihat kejadian itu, ia bersama jajaran pengurus Dekopin Klungkung langsung menuju RSUD Klungkung untuk memastikan seluruh korban memperoleh penanganan medis.
"Kami langsung menjenguk para korban di rumah sakit. Prioritas kami saat ini adalah memastikan seluruh korban, terutama anak-anak, mendapatkan pelayanan dan penanganan medis yang terbaik," kata Suwirta.
Sementara itu, kepolisian masih melakukan pendalaman terkait insiden tersebut serta mengimbau masyarakat agar tidak menggunakan sumber api di dekat balon yang berisi gas karena berpotensi memicu ledakan dan membahayakan keselamatan.007
TAGS :